Skip to main content
Santri Putra Pesantren Daarul Mutqin, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Antara Like dan Ridho Allah: Panduan Media Sosial Islami untuk Santri

Di zaman sekarang, hampir semua aktivitas manusia berhubungan dengan media sosial. Bangun tidur cek notifikasi, selesai belajar buka timeline, sebelum tidur scroll dulu—seakan dunia ini nggak lengkap tanpa sentuhan layar.

Ada begitu banyak hal yang bisa kita temukan di sana: informasi penting, hiburan, edukasi, hingga hal-hal receh yang bisa bikin ketawa sendiri. Tapi jujur aja, nggak semua yang muncul di layar itu bermanfaat. Di balik derasnya arus konten, ada juga sisi gelap yang sering terlupakan: ujaran kebencian, fitnah digital, hujatan, dan hoaks yang bisa memecah belah dan mengotori hati.

santri putra pesantren daarul mutqin megamendung bogor 2025

Sebagai seorang muslim, kita sebenarnya sudah diajarkan untuk berhati-hati dalam setiap ucapan. Dan ucapan itu sekarang bukan cuma lewat mulut, tapi juga lewat jari. Allah SWT berfirman:
“Tidak ada satu kata pun yang diucapkannya melainkan ada malaikat pengawas yang selalu hadir.”
(TQS. Qaf: 18)

Jadi, komentar pedas, share berita abal-abal, tulisan yang menyindir, sampai emoji marah—semua dicatat. Rasulullah ﷺ juga berkata:
“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.”
(HR. Bukhari & Muslim)

Kalau dalam kehidupan nyata kita belajar menahan lisan, di dunia maya kita harus belajar menahan jempol.

DAFTAR ISI

Santri Melek Teknologi, Bukan Anti Tren

santri putra pesantren daarul mutqin megamendung bogor 2025

Pesantren Daarul Mutqin (Darqin) paham bahwa hidup hari ini nggak bisa lepas dari perkembangan teknologi.

Karena itu, Darqin bukan tipe pesantren yang membatasi santri dari dunia digital secara ekstrem. Justru sebaliknya—santri diarahkan untuk bijak, cerdas, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi.

Setiap minggu, ada sesi diskusi terbuka membahas isu viral, kasus digital, dan tren media sosial. Bukan untuk ikut nyinyir, tapi untuk belajar menganalisis dan memfilter informasi. Santri dilatih melakukan tabayyun seperti yang Allah perintahkan:
“Jika datang kepadamu orang fasik membawa berita, maka periksalah kebenarannya.”
(TQS. Al-Hujurat: 6)

Dengan begitu, mereka nggak gampang terprovokasi dan nggak ikut menyebarkan konten negatif. Mereka belajar jadi generasi yang berilmu sebelum bicara, beradab sebelum berpendapat.
______________

Media Sosial: Ladang Pahala atau Ladang Murka?

santri putra pesantren daarul mutqin megamendung bogor 2025

Darqin juga menanamkan bahwa media sosial itu punya potensi kebaikan yang besar. Nggak semua konten harus berat atau kaku.
Konten ringan tapi bermanfaat pun bisa jadi amal jariyah: video pendek inspiratif, reminder ibadah, quotes Qur’an dan hadits, tips belajar, atau cerita yang menyentuh hati.
Asalkan niatnya benar dan caranya tepat. Karena tujuan utama bukan ngejar viral, bukan numpuk like, tapi mencari ridho Allah.

Nilai yang selalu diingatkan:
• Tulis yang baik, kalau nggak bisa: diam
• Hindari fitnah, ghibah, dan debat kusir
• Jaga waktu—scrolling jangan sampai ngalahin ngaji
• Hormati privasi diri dan orang lain
• Post dengan hati, bukan emosi
Pada akhirnya, media sosial adalah cermin iman kita.

Penutup: Pilihan Ada di Tangan Kita

reguler 25 04 17

Dunia digital bukan cuma soal eksis, tapi tentang bagaimana kita mempertanggungjawabkan setiap jejak yang kita tinggalkan. Setiap klik punya konsekuensi. Setiap posting punya nilai.

Pertanyaannya sederhana:
Kita mau mengejar like manusia, atau ridho Allah?

Untuk Ayah Bunda yang ingin putra-putrinya melek teknologi tapi tetap punya adab, akhlak, dan karakter islami, Pesantren Daarul Mutqin siap menjadi rumah terbaik untuk tumbuh dan belajar. Di sini, santri nggak cuma dibekali ilmu agama, tapi juga dilatih memahami dunia modern dengan santun.

Karena masa depan bukan hanya milik mereka yang cerdas, tapi mereka yang beradab.

Yuk, bergabung dan jadi bagian dari generasi yang klik-nya penuh berkah, bukan mudarat. 🌙✨

Info & PENDAFTARAN:

🔗 https://gentaqurani.id/santri-al-quran
📲 0813-9830-0644 | 0812-2650-2573
🏫 Sirnagalih, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 16630

Penulis: Ustadzah Eka Melinda (Pengajar Santri Putri, Pesantren Daarul Mutqin, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat)



quran camp 2025 04 19

Generasi Tarbiyah Qurani (Genta Qurani), adalah yayasan yang menaungi Pesantren Daarul Mutqin, Megamendung, Puncak, Bogor, Jawa Barat. Kurikulum kami berfokus pada hafalan (tahfidz) Al Quran dengan beragam program yang ditawarkan untuk berbagai kalangan dan tingkatan usia.

✓ Link berhasil disalin!
Diterbitkan Dikategori Blog.