Skip to main content

Pengertian dan Macam-Macam Qiroah dalam Membaca Al-Quran

Dibuat pada . Posted in Blog.

Membaca Al-Quran merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan seorang Muslim agar mendapatkan ganjaran dari Allah SWT. Karena Al-Quran menggunakan bahasa Arab, untuk membacanya dengan benar umat muslim harus mempelajari bahasa Arab dengan baik dan benar. Membaca Al-Quran memiliki ilmunya sendiri, mulai dari bagaimana pengucapan setiap huruf hingga cara menafsirkan sebuah ayat. Ilmu yang mempelajari cara membaca Al-Quran yang baik disebut dengan qiroah, berikut adalah pengertian dan macam-macam qiroah dalam membaca Al-Quran.

Pengertian Qiroah

Kita mulai pembahasan dari pengertian qiroah secara etimologis dikutip dari buku Al-Quran dan Qiraah Syadzah karya Aqil Haidar halaman 16, kata qiraah merupakan bentuk jamak dari qiraah dan juga bentuk masdar dari qaraa yaqrau qiratan yang artinya adalah menghubungkan antara huruf dan kalimat satu sama lainnya dalam bacaan
 
 

Sementara itu dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia qiraah pengertiannya adalah hal-hal yang berhubungan dengan cara pembacaan Al-Quran dan cara pembacaan ayat-ayat Al-Quran.

Sementara itu qiraah menurut ulama Ash-Shabuni didefinisikan sebagai cara membaca Al-Quran dari seorang Imam ahli qiraaah yang berbeda dengan cara membaca imam yang lainnya berdasarkan sanad yang menyambung sampai kepada Rasulullah SAW.

 
 
Dari beberapa pengertian diatas dapat ditarik benang merah bahwa qiraah sebenarnya bukan hanya sekedar membaca Al-Quran, tapi cara membaca Al-Quran dengan madzhab yang dipilih oleh ahli qiraah dengan sanad yang bersambung kepada Rasulullah SAW.

Macam-macam Qiraah

Dalam membaca Al-Quran sendiri ada beberapa macam-macam qiraah diantarnaya adalah Qiraah Sabah dan Qiraah Asyrah. Untuk qiraah Sabah sendiri adalah cara membaca Al-Quran dari tujuh umam ahli qiraah yaitu Nafi‘ ibn ‘Abd Rahman ibn Abu Nu‘aim, Abu Ma‘bad yang lebih di kenal dengan Ibn Katsir, Abu ‘Amr Zabban ibn al-‘Ala’ ibn ‘Ammar, Abu ‘Imran Abdullah ibn ‘Amir, Abu Bakr ‘Ashim ibn Abu Najud al-Asadi al-Kuf, Abu ‘Imarah Hamzah ibn Habib ibn ‘Imarah, dan yang ketujuh Al-Kisa’i.

Sementara itu qiraah Asyarah adalah cara membaca Al-Quran dari tujuh imam yang telah disebutkan di atas ditambah dengan beberapa imam lainnya seperti Abu Ja‘far Yazid ibn al-Qa‘qa‘. Abu Muhammad Ya‘qub ibn Ishaq ibn zaid ibn ‘Abdullah ibn Ishaq al- Hadrami, dan Abu Muhammad Khallaf ibn Hisyam al-Bazzar.

Demikian adalah pembahasan terkait dengan pengertian qiraah dan macam-macamnya dalam membaca Al-Quran. Semoga dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua(WWN)

 

Dikutip dari artikel berjudul, "Pengertian dan Macam-Macam Qiroah dalam Membaca Al-Quran".